Porting& polish merupakan modifikasi jalur lalu lintas gas bakar dan gas buang pada kepala silinder, yang jika diperhitungkan secara teliti dapat meningkatkan tenaga dengan cukup signifikan sehingga selain sebagai pendukung ubahan bore-up dan ubahan klep, porting & polish juga dapat dipraktekkan dalam spek motor standar, tentunya dengan hitungan yang disesuaikan, namun masih tetap menggunakan rumus yang serupa.
WajibTahu! 6 Jenis Port Laptop dengan Kegunaannya. November 25, 2020. Kelengkapan port laptop begitu penting. Baik untuk menyambungkan mouse atau menghubungkan laptop ke perangkat lain, kamu selalu mengandalkan port tersebut. Sayangnya, port laptop yang ada sekarang sangat beragam dan tak semua pengguna paham fungsi dari setiap port.
Dalamkonteks Feng Shui, bentuk tanah yang bagus akan memudahkan energi Qi positif untuk berkumpul, yang mana energi positif ini akan bersirkulasi di dalam bangunan dimana kita tinggal. Jadi, jika Anda memiliki bentuk tanah yang bagus maka energi positif akan mengendap lebih lama di dalam bangunan.
cash. Penutup speaker Unit speaker tidak ada tanpa penutupnya. Selungkup dapat berupa kotak kayu atau plastik khusus untuk speaker berdiri bebas, atau rongga yang dibuat antara drywall dan dinding beton untuk speaker in-wall. Ukuran penutup speaker harus terkait dengan ukuran ruangan. Speaker yang dirancang untuk ruangan yang jauh lebih besar tidak akan terdengar bagus di ruangan yang lebih kecil. Ukuran penutup speaker menentukan volume pergerakan udara, dan oleh karena itu energi suara yang dihasilkan oleh sistem speaker tersebut dalam ruangan. Penutup speaker datang dalam berbagai bentuk seperti refleks bass atau penutup porting yang memiliki lubang di bagian depan atau belakang untuk membocorkan lebih banyak bass ke dalam ruangan. Penutup tertutup yang dirancang dengan baik cenderung menghasilkan suara yang lebih akurat. Penutup speaker Penutup speaker yang dibuat dengan baik menggunakan struktur yang diperkuat yang disebut sebagai penutup yang diperkuat untuk memastikan bahwa penutup tersebut bergetar sesedikit mungkin. Getaran enklosur menambah warna yang tidak diinginkan pada suara terutama pada frekuensi resonansi enklosur; ini cenderung lebih dekat dengan frekuensi bass bagian atas. Bahan diafragma Diafragma pengemudi dipasang pada keranjang logam melalui surround fleksibel di satu ujung dan laba-laba di ujung lainnya. Seluruh diafragma / voice coil bebas bergerak sesuai dengan gerakan yang dibuat oleh voice coil sebagai respons terhadap sinyal listrik. Diafragma driver berkualitas tinggi lebih cepat menggunakan aluminium atau titanium; ini terutama digunakan dalam tweeter high-end. Namun, bahan yang lebih murah seperti sutra, kertas dan plastik tertentu juga menghasilkan suara yang sangat bagus. Peringkat daya Ini sering didefinisikan dalam daya nominal Watts RMS. Impedansi speaker Impedansi merupakan hambatan yang ditawarkan pembicara terhadap sinyal listrik; semakin rendah impedansinya, semakin banyak daya arus pembicara akan menarik dari amplifier untuk tegangan output yang diberikan. Ini berarti speaker 4-Ohm akan memuat lebih banyak amplifier untuk level sinyal output yang sama daripada yang 8-Ohm. Jadi jangan hanya membeli speaker tanpa memperhitungkan penerima AV atau spesifikasi amplifier Anda. Kepekaan Salah satu spesifikasi speaker yang paling penting adalah sensitivitas speaker. Ini ditentukan dalam dB desibel, menggunakan nada uji satu watt yang diukur satu meter dari speaker. Ini berarti sensitivitas mempengaruhi seberapa besar daya yang dibutuhkan sistem Anda untuk berkinerja baik dalam pengaturan Anda. Rata-rata speaker sensitif berdiri di sekitar 87 hingga 88 dB. Perhatikan bahwa ukuran ini adalah logaritmik, yang berarti pengurangan 3dB dalam sensitivitas speaker membutuhkan penggandaan daya amplifier untuk menghasilkan volume suara yang sama di ruangan. Respons frekuensi pengeras suara Mengingat respons frekuensi speaker tidak konstan pada seluruh rentang, respons sering ditentukan dalam batas varians – biasanya ± 3dB. ± 3dB ini menunjukkan konsistensi yang wajar; beberapa produsen juga menentukan respons frekuensi yang diperluas pada ± 6dB tetapi ini sendiri tidak berarti karena akan membutuhkan hingga empat kali daya penguat untuk posisi terendah dalam respons speaker agar bersuara sekeras tertinggi dalam jangkauan. Seorang pembicara yang memiliki respons frekuensi tertentu mulai dari katakanlah 40Hz hingga 22kHz ± 3dB dapat dianggap memiliki jangkauan yang cukup baik mulai dari bass yang baik hingga frekuensi tinggi yang hanya melebihi batas atas pendengaran manusia rata-rata. Dispersi speaker Dispersi speaker H x V menentukan pola radiasi suara speaker di sepanjang sudut yang berbeda. Ini memberitahu Anda bagaimana suara bervariasi ketika seseorang menjauh dari poros utama speaker. Jika Anda melihat spesifikasi kotak speaker, Anda akan melihat sudut nominal dispersi frekuensi tinggi pada bidang horizontal dan vertikal. Speaker yang terlindungi secara magnetis Magnet permanen yang digunakan pada speaker adalah magnet yang sangat kuat yang dapat mengganggu medan elektromagnetik TV yang digunakan untuk membelokkan berkas elektron; hasilnya adalah gambar TV atau Sistem Home Theatre yang terdistorsi atau ketika speaker diletakkan jarak dekat ke layar. Speaker yang dimaksudkan untuk tujuan itu harus menggunakan pelindung magnetik.
Unknown Thursday, November 13, 2014 Mungkin sebagian besar dari pecinta korek harian juga sudah tahu kalau mengorek lubang porting adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan performa sebuah mesin. Pengaruhnya begitu besar, baik dari segi tenaga, karakter mesin sampai konsumsi bahan bakarnya. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ternyata tidak semudah membalikan telapak tangan, lubang porting memang bagian mesin yang terlihat sederhana, tapi tidak sesederhana apa yang kita bayangkan, dan oleh karena itu, ada baiknya bila kita lebih memahami apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain lubang porting yang cocok untuk mesin korek harian. Pada dasarnya kinerja lubang porting hanya dipengaruhi oleh bentuk dan ukurannya saja, namun detail dari setiap bagian di dalam ruang porting begitu kompleks, dan semoga pembahasan yang sederhana di artikel ini bisa lebih memudahkan kita untuk memahaminya. Turbulensi Pusaran udara tak beraturan Geometri bentuk ruang dari lubang porting merupakan faktor yang mempengaruhi pergerakan gas yang mengalir di dalamnya, sudut lekukan jalur porting yang terlalu tajam berpotensi menimbulkan turbulensi udara yang merugikan di dalam lubang porting, hal ini bisa menghambat udara yang mengalir di dalamnya, usahakan pula arah aliran udara sesuai dengan sudut kemiringan klep, agar udara yang mengalir tidak menabrak bagian dalam sitting klep. Posisi lubang porting intake yang tidak selaras dengan lubang manifold juga bisa menimbulkan efek turbulensi, manifold yang minim lekukan lebih landai berguna untuk meningkatkan kecepatan udara yang mengalir di dalamnya. Kasar + Rata = Homogen Di dalam lorong porting intake, turbulensi udara memang dibutuhkan untuk membantu pencampuran udara dan bahan bakar agar lebih menyatu homogen, namun jika turbulensi tersebut terlalu berlebihan juga tidak bagus untuk pergerakan udaranya, udara lebih mudah bergerak pada permukaan yang rata dibanding dengan permukaan yang tidak rata. Lorong porting intake yang kasar itu bagus, tapi harus rata. Berbeda dengan lorong porting exhaust, di sini turbulensi harus diminimalisir, permukaan lorong porting yang licin malah baik untuk mempermudah keluarnya gas buang menuju knalpot dan mencegah menempelnya karbon hasil pembakaran pada dinding porting exhaust. Posisi lubang porting exhaust harus selaras dengan posisi lubang leher knalpot, untuk mencegah terjadinya turbulensi pada sambungan ini. Ukuran dan Performa Diameter porting intake yang semakin besar, cenderung mengurangi kecepatan gas yang mengalir di dalamnya, kepadatan campuran pun ikut menurun, sehingga membutuhkan komposisi bahan bakar yang lebih besar terhadap udara untuk mendapatkan AFR yang ideal, dengan kata lain, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Puncak tenaga bergeser ke RPM lebih tinggi, dan mengurangi performa di putaran bawah, powerband menjadi lebih luas, jika tidak di dukung dengan rasio kompresi yang lebih tinggi. Diameter porting intake yang relatif kecil, bisa meningkatkan kecepatan dan mampu menjaga kepadatan campuran gas yang mengalir di dalamnya, sehingga kebutuhan komposisi bahan bakar terhadap udara untuk mendapatkan AFR yang ideal tidak terlalu besar. Konsumsi bahan bakar lebih irit, puncak tenaga bisa diraih di RPM yang lebih rendah, putaran bawah dan menengah lebih bertenaga, namun seringkali kehabisan tenaga di putaran atas, bila tidak dikombinasikan dengan noken as yang berdurasi lebih lebar. Diameter Porting Ideal Bila diameter klep sudah ideal, maka untuk menentukan seberapa besar diameter porting yang ideal bisa menggunakan rumus sederhana ini. Diameter ideal porting intake adalah 80%-90% dari diameter klep intake. Diameter ideal porting exhaust adalah 100% dari diameter exhaust. Langkah-langkah mudah untuk mendesain lubang porting korek harian bisa lihat di sini, Semoga informasi sederhana ini bisa bermanfaat. Maju terus Otomotif Indonesia.
Assalamu’alaikum wR wB Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan. Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai manfaat porting dalam meningkatkan performa engine. Tentunya yang menjadi pertanyaan adalah, “Bagaimana mengetahui kondisi saluran port in dan ex tersebut optimal atau belum, dan bagaimana mengetahui bagian2 port yang perlu di porting ulang optimasi ?” Nah, pada artikel kali ini, akan dijelaskan langkah2 yang baik dan benar dalam melakukan porting. Langkah2 ini terdiri dari Pengukuran flow rate awal Pengamatan port saluran Porting Pengukuran flow rate hasil porting Kegiatan 1,2,3 dan 4 dilakukan berulang secara iteratif bertahap, sampai mendapatkan flow rate maksimum. Secara rinci bisa dijelaskan sebagai berikut Pengukuran Flow Rate Pengukuran kecepatan aliran udara yang lewat porting harus selalu dilakukan sebelum dan setelah melakukan porting, untuk mengetahui keberhasilan portinga yang dilakukan. Idealnya pengukuran flow rate menggunakan alat khusus yg disebut air flow bench, seperti tampak pada gambar ini Sayangnya alat ini mahal banget, tapi buat orang Indonesia hal ini bukan halangan. Browsing dari internet, maka alat yang mahal ini bisa dibikin sendiri, seperti ini Inspeksi Kondisi Porting Awal Kemudian barulah dilakukan inspeksi port yang ingin di-porting ulang dengan menggunkan adonan silicon rubber yang terbuat dari cairan silicon rubber + hardener, kemudian dituang ke dalam port yang ingin di-porting. Kemudian setelah kering adonan ini bisa dilepas, dan akan tampak saluran port dalam bentuk 3 dimensi seperti ini. Mapping Area yang Akan Diporting Kemudian dilakukan inspeksi daerah mana saja yang akan di-porting ulang, digerinda atau ditambal. Kemudian daerah tersebut dipetakan dalam port silinder head sesungguhnya yang ingin di-porting Proses Porting Setelah ditentukan mana yang akan digerinda atau ditambal, barulah dilakukan grinding dengan bor tunner atau ditambal dengan las alumunium alloy diral. Kemudian kembali dilakukan pengukuran flow rate, dan langkah berulang sampai diperoleh nilai flow rate yang diinginkan. Sampai disini yang bisa ane ceritakan tentang teknik PnP yang baik dan benar. Kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat, wassalamu;alaikum wR wB.
bentuk porting yang baik